Lagu Paduan Suara | Partitur SATB | Lagu Indonesia

28 Jul, 2009

Peranan dan Fungsi Akor (Chord) : Teori Musik dan Ilmu Harmoni

Posted by: kandangjago In: Ilmu Harmoni|Teori Musik| 27,584 views

peranan-chordUntuk memudahkan mempelajari peranan dan fungsi akor, maka saat kita mempelajari akor harus dibatasi pada satu tangga nada. Apa yang dimaksudkan dengan satu tangga nada? Yaitu berkaitan dengan cara mempelajari peranan dan fungsi akor, kita belajar dari satu jenis tangga nada saja. Ada beberapa jenis tangga nada, tapi yang paling sering digunakan adalah tangga nada mayor diatonis. Dan untuk semakin mempermudah juga, maka sebaiknya dibatasi pada satu kunci saja. Misal, pilih tangga nada mayor diatonis dengan kunci do sama dengan C atau natural.

Bagaimana dengan jenis tangga nada yang lain? Misalnya, tangga nada minor, tangga nada pentatonik, dan lain-lain. Tentu saja peranan dan fungsi akor untuk masing-masing jenis tangga nada akan berbeda. Tangga nada minor masih bisa dihubungkan secara persaudaraan dengan tangga nada mayor diatonis, tapi untuk tangga nada pentatonis, atau jenis tangga nada lain, akan memiliki teori musik yang berbeda juga. Tapi, kita tidak perlu khawatir dengan hal ini, karena sebagian besar lagu yang ada di dunia ini, kurang lebih sekitar 90% adalah lagu yang dibuat berdasarkan tangga nada mayor diatonis.

Di dalam ilmu harmoni klasik, berdasarkan teori musik dari barat, akor yang disusun dengan sistem tonal trisuara atau triad chord memiliki peranan dan fungsi akor masing-masing. Untuk lebih memudahkan dalam mempelajarinya, maka saya akan mulai menyebutkan nama akornya dalam satu wilayah tangga nada mayor diatonis yang paling mudah, yaitu tangga nada dengan kunci do sama dengan C atau natural.

Mengapa Kita Perlu Mempelajari Peranan dan Fungsi Akor ?

Peranan dan fungsi akor sangatlah penting di dalam ilmu harmoni. Lihat kembali artikel Ilmu Harmoni : Pengertian dan Dasar Ilmu Harmoni Dalam Musik. Dengan mempelajari dan mengetahui peranan dan fungsi akor, maka kita tidak akan ragu-ragu dalam memberikan nuansa bunyi musik pada suatu lagu.

Kita akan tahu benar bagaimana cara memberikan langkah-langkah akor (progresi akor atau chord progression), sifat-sifat akor, karakter akor dan warna bunyinya jika masuk atau menuju ke akor yang lain, memberikan jembatan akor dengan benar, bahkan jika kita juga ingin memberikan bunyi disonan, tanpa ragu-ragu kita masukkan saja akor disonan pada suatu lagu.

Mengapa? Karena kita sudah tahu aturannya, kita sudah tahu peranan dan fungsi dari masing-masing akor dalam ilmu harmoni.

Peranan dan Fungsi Akor

Peranan dan fungsi akor yang disusun berdasarkan trisuara atau triad chord dalam tangga nada mayor diatonis dengan kunci do=C adalah sebagai berikut :

  • Akor Pertama (I) atau C Mayor (C-E-G) disebut sebagai Tonika (Tonic)
  • Akor Kedua (II) atau D Minor (D-F-A) disebut sebagai Super Tonika (Super Tonic)
  • Akor Ketiga (III) atau E Minor (E-G-B) disebut sebagai Median (Mediant)
  • Akor Keempat (IV) atau F Mayor (F-A-C) disebut sebagai Sub Dominan (Sub Dominant)
  • Akor Kelima (V) atau G Mayor (G-B-D) disebut sebagai Dominan (Dominant)
  • Akor Keenam (VI) atau A Minor (A-C-E) disebut sebagai Sub Median (Sub Mediant)
  • Akor Ketujuh (VII) atau B Half Diminished (B-D-F) disebut sebagai Leading Tone

Fungsi Akor : Akor Pokok

Jika kita melihat pembagian akor berdasarkan peranan dan fungsinya, maka kita akan bisa melihat 3 (tiga) macam jenis akor yang utama, yaitu akor mayor, akor minor, dan akor half diminished. Tiga akor mayor yang telah disebutkan di atas inilah yang disebut sebagai akor pokok atau akor utama (primary chords). Jadi sebagai akor pokok adalah Tonika, Sub Dominan, dan Dominan.

Untuk tangga nada dengan kunci do = C, maka akor pokoknya yang merupakan akor mayor adalah :

  • Akor C Mayor yang berperan sebagai Tonika
  • Akor F Mayor yang berperan sebagai Sub Dominan
  • Akor G Mayor yang berperan sebagai Dominan

Untuk selanjutnya Tonika akan disingkat T, Sub Dominan disingkat S, dan Dominan disingkat D.

Akor pokok untuk tangga nada dengan kunci yang lain, adalah sebagai berikut :

  • Misalnya, Do = G, maka G Mayor adalah sebagai T, C Mayor sebagai S dan D Mayor sebagai D.
  • Misalnya, Do = D, maka D Mayor adalah sebagai T, G Mayor sebagai S dan A Mayor sebagai D.

Dari sini kita akan lebih mudah memahami peranan dan fungsi akor.

Mari kita lihat lebih mendalam, ternyata akor G Mayor bisa memiliki peranan dan fungsi yang berbeda jika terjadi perbedaan kunci tangga nadanya.

  • Pada tangga nada dengan do = C, maka akor G Mayor berfungsi sebagai Dominan (D).
  • Pada tangga nada dengan do = G, maka akor G Mayor berfungsi sebagai Tonika (T).
  • Pada tangga nada dengan do = D, maka akor G Mayor berfungsi sebagai Sub Dominan (S).

Fungsi Akor : Akor Pembantu

Sedangkan akor minor dalam peranan dan fungsi akor di atas tadi, yaitu Super Tonika, Median dan Sub Median disebut sebagai akor pembantu. Pada beberapa teori musik dalam ilmu harmoni, penyebutan Super Tonika, Median dan Sub Median sebagai akor pembantu lebih disederhanakan berkaitan dengan peranan dan persaudaraannya dengan akor pokok.

Istilah yang lain tersebut adalah : (harus selalu diingat, yaitu saat mempelajari peranan dan fungsi akor harus hanya pada satu tangga nada mayor diatonis dalam satu kunci saja, kita ambil contoh dalam hal ini yaitu tangga nada mayor diatonis dengan kunci do = C)

  • Super Tonika disebut sebagai Sub Dominan Pembantu (Sp), yaitu akor D Minor.
  • Median disebut sebagai Dominan Pembantu (Dp), yaitu akor E Minor.
  • Sub Median disebut sebagai Tonika Pembantu (Tp), yaitu akor A Minor.

Bagaimana untuk tangga nada dengan kunci yang lain?

  • Misalnya, Do = G, maka A Minor adalah sebagai Super Tonika (Sp), B Minor sebagai Median (Dp) dan E Minor sebagai Sub Median (Tp).
  • Misalnya, Do = F, maka G Minor adalah sebagai Super Tonika (Sp), A Minor sebagai Median (Dp) dan D Minor sebagai Sub Median (Tp).

Sehingga dapat kita lihat sebagai berikut :

  • Pada tangga nada dengan do = C, maka akor A Minor berfungsi sebagai Sub Median atau Tp.
  • Pada tangga nada dengan do = G, maka akor A Minor berfungsi sebagai Super Tonika atau Sp.
  • Pada tangga nada dengan do = F, maka akor A Minor berfungsi sebagai Median atau Dp.

Sebagai satu kesimpulan untuk sementara dalam artikel ini, yaitu bahwa akor pokok atau akor utama atau primary chords bersifat akor mayor, dan dalam satu tangga nada mayor diatonis hanya ada 3 (tiga) akor saja, yaitu:

  • Tonika
  • Sub Dominan
  • Dominan

Sedangkan akor pembantu bersifat akor minor dan juga hanya ada 3 (tiga) saja, yaitu :

  • Super Tonika (Sub Dominan pembantu atau Sp)
  • Median (Dominan pembantu atau Dp)
  • Sub Median (Tonika pembantu atau Tp)

Untuk lebih memperdalam lagi maka akan saya bahas pada artikel berikutnya tentang pengertian dari masing-masing fungsi akor.

20 people like this post.

Share Button



7 Responses to "Peranan dan Fungsi Akor (Chord) : Teori Musik dan Ilmu Harmoni"

1 | popeyes

March 5th, 2010 at 03:38

Avatar

mass…izin bookmarks ya…bagus2 artikelnya….thanks

2 | kandangjago

March 5th, 2010 at 08:51

Avatar

Silahkan.. Kunjungi selalu, karena artikel-artikel tentang Teori Musik dan Ilmu Harmoni akan selalu kami tambahkan.

3 | dwi adinda putri

June 3rd, 2010 at 14:18

Avatar

aaaduuuuuuuuhhhhhhhh kok gak lengkap
yang gw cari masa gak ada siiiiiichhhhhhhhh

4 | indah

December 21st, 2010 at 10:01

Avatar

minta lagu yang dimulai dri c,f,g mayor dong.
lagu anak-anak/lagu pahlawan.
tq :)

5 | liem fei ai

March 21st, 2011 at 11:34

Avatar

masih g ngerti.. =.=

6 | fardila sari

March 22nd, 2011 at 18:20

Avatar

artikel ttg ilmu harmoni dan akord2 bwat slngkp mgkn lh, biar km mdh tuk mncri na…………

7 | asd

April 6th, 2012 at 00:00

Avatar

Maaf kritik dri saya, Penjelasannya sangat Baku Dan kaku, sangat sulit dipahami/dicerna bahasanya khususnya org2 awam sprti saya ini,

Comment Form

INSPIRASI

Creativity is the ability to introduce order into the randomness of nature. - Eric Hoffer

Langganan Posting

Ingin selalu mendapatkan informasi terbaru tentang lagu-lagu paduan suara? Ada Lagu Rohani, Lagu Daerah, Lagu Reliji, Lagu Nasional, dan sebagainya? Masukkan alamat email anda di sini:

Delivered by FeedBurner

Jangan lupa untuk kemudian periksa email anda dan klik pada link di dalam email untuk mengaktifkannya, jika tidak diaktifkan, maka belum dapat menerima email dari website ini saat ada informasi terbaru. Jika belum menerima e-mail, cek di SPAM FOLDER. Terima Kasih.

Views

Informasi

Kami mohon maaf jika suatu saat mendapati website ini tidak dapat diakses. Hal ini karena server hosting yang kami sewa sering sekali down. Bookmark Website ini segera agar dapat dikunjungi kembali. Klik logo ini :

Bookmark and Share

Atau tekan CTRL+D dari keyboard.

Searching

Kontak Kami

Klik disini :

TENTANG KAMI

Yahoo Messenger | Yahoo Messenger : kandangjagocom
Blackberry | PIN BlackBerry: 281AB623 atau 75276106
Google Talk | Google Talk : kandangjago
Whatsapp | Whatsapp : 0856.4325.9955
SMS | SMS : 0856.4325.9955
Telepon | Telepon 1 : 0274.918.6.518
Telepon | Telepon 2 : 0274.6.918.518
Email | Email : kandangjago@gmail.com
Alamat | Alamat : Jl. Ki Mangunsarkoro 39a
Alamat | Kota : Yogyakarta 55111
Google Maps | -- lihat peta via Google Maps --
Twitter | Twitter : @kandangjago
Facebook | Facebook : Kandangjago
Wndows Live Messenger | Windows Live Messenger :
kandangjago@hotmail.com

Latest tweets

  • Loading tweets...

Lirik Lagu Paduan Suara – Semua Lagu Ada Arrangement untuk Paduan Suara. Silahkan klik Kontak Kami untuk mendapatkannya.

Traffic

pembesar penis obat pembesar vimax toko vimax original toko vimax vimax original obat pembesar pembesar penis pembesar payudara alat bantu sex pembesar penis alat vital pembesar alat vital obat pembesar vimax vimax vimax asli obat kuat obat kuat herbal obat pembesar penis obat pembesar pembesar penis alat pembesar penis pembesar penis alat bantu sex perangsang obat perangsang perangsang wanita pelangsing badan obat pelangsing pelangsing pelangsing obat pembesar pembesar penis vimax obat peninggi peninggi badan peninggi pembesar penis obat pembesar pembesar penis obat pembesar penis