Lagu Paduan Suara | Partitur SATB | Lagu Indonesia

15 Feb, 2010

Buku Kidung Ekaristi Kotabaru Yogyakarta

Posted by: kandangjago In: Buku Lagu/Buku Musik|Lagu Indonesia|Lagu Rohani|Musik| 13,628 views

cover-luar-kidung-ekaristi-revisiSudah terbit (pada bulan Februari 2010), buku lagu Kidung Ekaristi Kotabaru Yogyakarta edisi Revisi 2010. Buku lagu ini berisi kurang lebih 203 buah lagu dari berbagai tema (anak-anak, kaum muda dan remaja, lagu perkawinan, dan masih banyak lagu tematis lainnya) baik untuk liturgi ekaristi maupun ibadat. Lagu-lagu dalam Buku Kidung Ekaristi Kotabaru (KEK) edisi 2010 ini sudah dikategorikan, sehingga memudahkan penggunaan lagu dalam ibadat atau perayaan ekaristi.

Buku Kidung Ekaristi ini merupakan edisi revisi dari Buku Kidung Ekaristi yang lama. Sudah terbukti bahwa lagu-lagu yang berasal dari Kidung Ekaristi sudah diminati banyak umat, dan juga banyak yang mencarinya, tapi karena stock yang terbatas pada waktu itu dan sudah tidak dicetak ulang lagi sejak tahun 2001, maka banyak umat yang belum mendapatkannya.

Launching resmi dari Buku Kidung Ekaristi Kotabaru Yogyakarta ini sudah dilaksanakan pada hari Minggu, 14 Februari 2010, jam 18.00 WIB saat misa di Gereja Santo Antonius Kotabaru Yogyakarta dengan paduan suara Yogyakarta untuk mendukung penampilan lagu-lagu baru yang ada di dalam buku tersebut.

Buku Kidung Ekaristi Kotabaru Yogyakarta ini merupakan buku lagu satu suara (lagu umat) untuk liturgi ekaristi dan ibadat.

Cara untuk mendapatkan buku lagu 1 suara Kidung Ekaristi Yogyakarta bisa langsung memesan di sekretariat gereja Kotabaru Yogyakarta, melalui :

  • Telepon di 0274.589803 atau
  • Faximile di 0274.581829 atau
  • Email di parantkotabaru@yahoo.co.id
  • Website : www.gerejakotabaru.com

Buku Kidung Ekaristi Kotabaru Yogyakarta edisi revisi (terbaru) dijual dengan harga resmi Rp. 10.000,-

Pada cetakan pertama, buku ini hanya akan dicetak sebanyak 3000 exp. saja, sehingga bisa mulai dipesan sekarang juga supaya tidak kehabisan. Pemesanan buku Kidung Ekaristi Kotabaru Yogyakarta dapat menghubungi sekretariat gereja Santo Antonius Kotabaru Yogyakarta melalui kontak tersebut di atas.

Sedangkan untuk Buku Partitur Paduan Suara SATB atau Buku Iringan Kidung Ekaristi tidak tersedia bukunya. Untuk informasi berkaitan dengan arransemen SATB atau buku iringan, kami hanya bisa membantu secara japri melalui kontak SMS (di 0856.4325.9955) dan bukan melalui menu Kontak Kami di atas.

Sampul luar yang lama :

cover-luar-kidung-ekaristiRevisi dilakukan pada :

1. Penghilangan gambar grand piano dan kitab suci.

2. Gambar foto gereja Santo Antonius Kotabaru Yogyakarta diperjelas.


Kidung Ekaristi Kotabaru Edisi Revisi 2010 di facebook :

12 people like this post.

Share Button



12 Responses to "Buku Kidung Ekaristi Kotabaru Yogyakarta"

1 | YR Widadaprayitna

October 14th, 2009 at 02:15

Avatar

Upaya yang bagus.
semoga buku KE edisi baru ini nanti ada niatan untuk menghargai sejarah, menghargai karya cipta sebab tujuan awal dilahirkannya KE adalah untuk menghargai orang muda, menghargai karya cipta,
bukan untuk ajang unjuk kuasa sama sekali.

ratusan syair lagu saya di KE pun bukan lahir untuk cari nama
tetapi semata untuk mendukung orang muda Katolik, berani unjuk diri. Saya beri tempat dan kesempatan lewat power yang saya miliki waktu itu sebagai pastor kepala. saya dukung dengan uang tanpa hitungan angka, tanpa hitungan komentar orang.

Sampai saat itu Gereja tak memberi tempat untuk orang muda. Kotabaru, di bawah pimpinan saya waktu itu mulai mengangkat orang muda, tidak orang Kristen bisa buat lagu bermutu, orang Katolik pun bisa.
saya mengimani dalam hidup dan karya demikian: Kalau Tuhan yang berkarya dalam diri saya dan orang muda, siapa pun tak akan dapat menghalanginya. Di Kotabaru lagu itu muncul, di kota-desa lain, di kalangan Katolik, Kristen, bahkan non Kristen, tersebar secara nasional maupun internasional.

sukses orang muda jangan mau ditumpangi oleh siapa pun!

2 | Detty Krishna

October 14th, 2009 at 21:42

Avatar

Sebagai salah satu saksi sejarah lahirnya KE, saya kira KE adalah suatu bukti dari “keterbukaan berekspresi” yang diwadahi secara baik. Apakah Anda bisa bayangkan beberapa orang yang berbeda dalam banyak hal bertemu dan jadi lagu-lagu apik. Misalnya, ada yang cuma bisa bikin syair tapi tidak bisa nyanyi, ada yang bisa nyanyi tapi tidak bisa nulis not, ada yang bisa membuat lagu tapi tidak bisa membuat syair, dan banyak lagi keunikan-keunikan pribadi-pribadi kontributor KE. Toh lagu KE dipakai dimana-mana, umat senang mendengarnya, dan yang fantastic …. mereka hapal luar kepala beberapa lagu KE. Bahkan ada pihak-pihak yang senang dengan lagu-lagu KE tapi tidak suka kata-katanya lalu diganti seenaknya sendiri …. tanpa ijin lagi …huhuhuhu…..
Ya sudah. Yang penting saya bangga Kotabaru punya KE. Saya sangat menghargai teman-teman di Kelompok Misa Pagi dan Swardhika, sekitar tahun 1997-2000an (sampai tahun berapa saya tidak tahu, karena saya lalu pergi ke AS). Saya menghargai Pak Widodo yang mewadahi itu semua. Mbak Andri yang sangat produktif saat itu (tiap hari ada lagu baru ya Mbak …), dan teman-teman koor Misa Pagi dan Swardhika yang tak kenal lelah mau jadi kelinci percobaan menyanyikan lagu-lagu baru., yang kadang-kadang mletho (sithik)….. VIVA KIDUNG EKARISTI.

3 | damian alma

October 15th, 2009 at 06:43

Avatar

1. Bila diperhatikan, terdapat penambahan nama pada edisi revisi yang dari semula hanya “KE” (“Kidung Ekaristi”), pada edisi revisi ini menjadi “KE-KOTABARU” untuk memberikan identitas yang lebih jelas bahwa buku ini adalah karya kaum muda St. Antonius Kotabaru Yogyakarta. Hal ini perlu diperjelas, mengingat saat ini beberapa Paroki lain juga sudah terinspirasi dengan kiprah kaum muda Kotabaru dalam pembuatan buku lagu seperti ini, dan sama-sama terinspirasi menamainya dengan “Kidung Ekaristi”. Apapun itu, kami bangga bahwa telah banyak orang yang terinspirasi dengan hadirnya buku ini dan kemudian melakukan usaha yang sama untuk wilayah mereka sendiri. Thanks to the inspirator…. ;)
2. Pada KE-Kotabaru edisi revisi ini, sebagian lagu yang tidak “jelas” identitas pengarangnya, atau pengarang yang sulit dihubungi tidak ditampilkan lagi. Dengan demikian, diusahakan semua pengarang lagu di dalam KE-Kotabaru edisi revisi ini sudah menandatangani dan menyetujui pemuatan karyanya di dalam buku ini. Persetujuan ini perlu kami dapatkan untuk sama-sama melindungi hak dan kewajiban pihak Kotabaru maupun pengarang.
3. Semoga dengan penerbitan KE-Kotabaru ini juga menjadi sarana pembelajaran, bagaimana kita semua–tanpa terkecuali, menghargai dan mengapresiasi karya seni sesama manusia. Bentuk penghargaan, antara lain dengan tetap mencantumkan nama pengarang/arranger ketika ditulis ulang, serta tidak dengan seenaknya mengubah segala sesuatu yang sudah tercantum didalamnya tanpa seijin pengarang untuk kepentingan pribadi. Jika bisa diandaikan, penggantian/pengubahan satu bagian dari teks lagu tersebut sama seperti mengganti mata lukisan monalisa dengan mata kucing, ataupun menambahkan kumis pada lukisan tersebut…. LAGU ADALAH JUGA MERUPAKAN BENTUK KARYA SENI seperti halnya lukisan.

4 | YR Widadaprayitna

October 15th, 2009 at 14:43

Avatar

Terimakasih atas pembetulan namaku mas Bayu.
Bukan apa-apa, tetapi kalau cari namaku di data Yesuit, kalau salah nama kan gak ketemu..he..he

Cerita lagi nih…
dulu kalau saya menyiapkan kotbah, saya cuma punya prinsip sederhana: kalau ada satu orang saja yang merasa bahwa kotbahku berarti, itu sudah cukup. artinya kotbahku berhasil….
Kalau melihat perkembangan sejarah sampai hari ini,
saya merasa bersyukur bahwa sekarang ini ada banyak romo, dan umat yang berani membuat lagu baru sendiri,
di Semarang, ada Bapakami versi lain, yang belum saya dengar sebelumnya.
Itu artinya, ide untuk berani beda, (baca: berani nekat) dulu itu boleh dibilang berhasil… menurut ukuran saya.

Kalau saja, saya masih berkuasa di Kotabaru, saya akan jual murah buku itu. Setidaknya tujuannya tidak untuk cari duit, (duit akan datang sendiri kalau kita berbuat sesuatu, ya kan sobat, …setidaknya itu pengalaman saya waktu itu.
Rp 10.000 paling mahal lah. Kalau dengan harga itu, belum BEP, perbesar eksemplarnya… Jangan takut gak laku. Itu ku tahu.

Ingat motivasi kita buat KE, tulus dan murni, bahkan bukan kita yang mau, tetapi umat yang minta mbok dibukukan jadi kita enak, punya kumpulan …gak menyimpan teks ekaristi demi lagu yang dicetak di dalamnya.

salam,
papanya Amanda dan Aubrey

Blog WordPress
Blog Blogspot
Gereja Kaum Muda

5 | YR Widadaprayitna

October 17th, 2009 at 05:24

Avatar

S O S

Urgen! Urgen! Urgen!

Hai Mas Bayu, dan kawans,

sejauh saya baca di gambar buku biru itu kok tulisannya Kidung Ekaresti ya.
Setahukuku seharusnya Kidung Ekaristi.
Kalau kurang yakin, tanya rm Martin Suhartono ahli bahasa Yunani, Aram dll. Kalau sudah terlanjur cetak 3000 dan salah kan gak lucu.

Kedua,
dalama salah satu teks Ave Maria Schubert yang kebetulan saya baca juga tulis “fentris tuis”,
yang betul bahasa Latin adalah “ventris” (pakai v), artinya perut/rahim, terus kata “et” juga sebaiknya di pisah…artinya “dan”

Sukses!
salam,
papanya Amanda Aubrey

6 | kandangjago

October 17th, 2009 at 07:45

Avatar

O iya… itu adalah masih cover lama yang belum direvisi. Karena kemarin belum mendapatkan filenya yang baru, jadi masih pakai gambar yang lama. Sekarang sudah diperbaiki.
Trims juga atas koreksi syairnya, langsung segera diperbaiki.
Salam.

7 | Maria Christina

November 10th, 2009 at 11:49

Avatar

Hai mas Bayu… ternyata saya ketinggalan info. Baru menemukan blog ini pas lagi search teks koor lagu natal. Kalau di jogja tinggal hubungi temen2 tapi dalam waktu singkat saya harus bis dapatkan teks lagu tersebut.
Finally, I found this web. Thanks karena ternyata tidak hanya teks2 koor yang saya dapat tapi perkembangan tentang KE.
Satu yang saya tidak pernah lupa dari KE adalah ide terciptanya lagu-lagu di dalamnya oleh sang inspirator. Menggelikan sekaligus membuat saya rindu Swardhika yang “mletho” meski “sithik” (kata mbak Detty he…).
Berawal dari lagu berjudul Ular Berbisa maka tergelitiklah sang inspirator untuk mencipta lagu2 di dalamnya.
Itu saja yang terbersit di benak saya. Bagaimanapun dinamikanya, ternyata kaum muda bisa mencipta.
Thanks untuk semuanya…. KE menciptakan banyak memori dalam perjalanan saya dan menyemangati saya hingga saat ini…

cheers,

christin (Pamulang, Tangerang)

8 | kandangjago

November 10th, 2009 at 17:26

Avatar

Halo mbak Maria Christina, selamat datang di website ini, yaah.. karena saya termasuk anggota Tim Revisi, maka penerbitan Buku Kidung Ekaristi edisi Revisi (selanjutnya akan bernama Kidung Ekaristi Kotabaru) saya cantumkan dalam postingan.
Karena beberapa hal teknis, launching diundur menjadi tanggal 25 November 2009, maklum masih harus dibuat teks didalamnya mudah dibaca, kaidah musik dan pemenggalan suku kata juga diperbaiki, walaupun nantinya mungkin ada yang terlewatkan satu atau dua kesalahan, tapi itulah usaha maksimal Tim Revisi ini.
Tunggu saja tanggal penerbitannya, tapi akan dicetak terlebih dahulu dalam jumlah terbatas (3000 exp), jadi memang mungkin pakai rebutan dulu nih.. mengingat umat dari kotabaru sendiri setiap minggunya ada kurang lebih 7000 umat, sementara diluar umat kotabaru juga banyak yang berminat terhadap lagu-lagu ini.
Salam..

9 | ARGO VALEN PROGO

December 4th, 2009 at 20:55

Avatar

Wah makasih ni Buku Kidung Ekaristi Kotabaru Yogyakarta lumayan nambah-nambah lagu buat koor gereja maklum sudah tidak berdomisili di jogja sekalian buat tombo kangen lagu-lagu kotabarunya.
Terus berkarya Tuhan Memberkati

10 | soolmelpilips-tool

May 17th, 2010 at 12:40

Avatar

membaca seluruh blog, cukup bagus

11 | Riska Prawidyasari

May 12th, 2011 at 07:40

Avatar

Kidung Ekaristi Kotabaru sangat bagus…
terutama ketika dinyanyikan di Gereja.
Syairnya dapat membangkitkan suasana yang semakin mendalam untuk berbicara dengan Tuhann.
Terkadang sampai menyentuh hati, dan menjadi inspirasi dalam hidup sehari-hari.
Tidak kalah dengan musik dan arrangement nya… ringan dan mudah untuk diingat.

Selamat buat para penciptanya
Semoga Kaum Muda Kotabaru bisa terus berkarya mengikuti jejak pendahulunya.

12 | my land

August 18th, 2011 at 16:14

Avatar

Kidung ekaristi kotabaru, dulu pas kuliah di yogya nga mampu buat beli (biaya hidup mepet dari ortu) paling cuma bisa menghayati pas misa pagi. terharu banget. sampai sekarang kl lg suntuk dari semarang ke yogya khusus buat k kotabaru berdoa disana tenang banget. sekalian cari buku KE ttp nga ada (tahun 2008). Sekarang mudah belinya tapi nga bisa nyanyinya hik…hikk….(maklum bukan penyanyi)

10 Agustus 2011 saya kena deadline utk menyelesaikan disertasi semester ini. pas misa ada lagu “kutemukan cinta” sampai nangis gue nyanyi lagu ini. karena aku sdh putus asa bgt, jd semangat karena nyanyi lagu ini. sayangnya saat saya buat disertasi nga ada yg temani lagu ini krn nga ada mp3.
apakah ada solusi?
doakan aku ya bisa selesaikan disertasi 4 bulan ini amin.
thanks
regard
my land

Comment Form

INSPIRASI

Creativity is the ability to introduce order into the randomness of nature. - Eric Hoffer

Langganan Posting

Ingin selalu mendapatkan informasi terbaru tentang lagu-lagu paduan suara? Ada Lagu Rohani, Lagu Daerah, Lagu Reliji, Lagu Nasional, dan sebagainya? Masukkan alamat email anda di sini:

Delivered by FeedBurner

Jangan lupa untuk kemudian periksa email anda dan klik pada link di dalam email untuk mengaktifkannya, jika tidak diaktifkan, maka belum dapat menerima email dari website ini saat ada informasi terbaru. Jika belum menerima e-mail, cek di SPAM FOLDER. Terima Kasih.

Views

Informasi

Kami mohon maaf jika suatu saat mendapati website ini tidak dapat diakses. Hal ini karena server hosting yang kami sewa sering sekali down. Bookmark Website ini segera agar dapat dikunjungi kembali. Klik logo ini :

Bookmark and Share

Atau tekan CTRL+D dari keyboard.

Searching

Kontak Kami

Klik disini :

TENTANG KAMI

Yahoo Messenger | Yahoo Messenger : kandangjagocom
Blackberry | PIN BlackBerry: 281AB623
Google Talk | Google Talk : kandangjago
Whatsapp | Whatsapp : 0856.4325.9955
SMS | SMS : 0856.4325.9955
Telepon | Telepon 1 : 0274.918.6.518
Telepon | Telepon 2 : 0274.6.918.518
Email | Email : kandangjago@gmail.com
Alamat | Alamat : Jl. Ki Mangunsarkoro 39a
Alamat | Kota : Yogyakarta 55111
Google Maps | -- lihat peta via Google Maps --
Twitter | Twitter : @kandangjago
Facebook | Facebook : Kandangjago
Wndows Live Messenger | Windows Live Messenger :
kandangjago@hotmail.com

Latest tweets

  • Loading tweets...

Shoutbox

Tinggalkan pesan melalui shoutbox ini jika diperlukan. Silahkan register dulu dengan klik tanda plus (+), setelah itu bisa mengisi shout-box disini untuk meninggalkan pesan. Terima kasih.

Lirik Lagu Paduan Suara – Semua Lagu Ada Arrangement untuk Paduan Suara. Silahkan klik Kontak Kami untuk mendapatkannya.

Traffic