Musik/Lagu : Peter P. Bilhorn
Syair : EL. Pohan
Arrangement : GF. Gita Angjaya
Diwaktuku masih kecil, gembira dan senang.
Tiada duka ku kenang, tak kunjung mengerang.
Di sore hari nan sepi, ibuku bertelut.
Sujud berdoa, kudengar namaku disebut.
Di doa ibuku, namaku disebut.
Didoa ibu, kudengar ada namaku disebut.
Kini bidukku tlah siap, kudayung sendiri.
Mengarung samudera luas, berjuang mandiri.
Namun bayangan ibuku, sewaktu bertelut.
Sujud berdoa, kudengar namaku disebut.
Di doa ibuku, namaku disebut.
Didoa ibu, kudengar ada namaku disebut.
Seringlah ini kukenang, dimasa yang berat.
Dikala hidup mendesak, dan nyaris kusesat.
Melintas gambar ibuku, sewaktu bertelut.
Kembali sayup kudengar, namaku disebut.
Di doa ibuku, namaku disebut.
Didoa ibu, kudengar ada namaku disebut.
Sekarang dia telah pergi, kerumah yang senang.
Namun kasihnya padaku, selalu kukenang.
Kelak disana kamipun, bersama bertelut.
Memuji Tuhan yang dengar, namaku disebut.
Di doa ibuku, namaku disebut.
Didoa ibu, kudengar ada namaku disebut.
Semua lagu yang terdapat di dalam website ini ada Teks Partitur Arrangement untuk Paduan Suara (SATB). Jika tidak ada link download-nya, silahkan klik Kontak Kami untuk mendapatkan Teks Partitur Paduan Suara dari lagu ini.
Telah terbit buku Kumpulan Lagu Perkawinan untuk Paduan Suara (Koor SATB) berjudul Berkatilah Kami Tuhan (Nyanyian Liturgi Perkawinan). Dicetak dan diterbitkan oleh Penerbit dan Percetakan Kanisius Yogyakarta.
Buku ini terdiri dari 2 jilid yang seluruhnya memuat 59 lagu baru untuk perkawinan dan dalam aransemen yang baru juga untuk paduan suara/koor. Lagu ini merupakan versi untuk koor [...]
Copyright © 2009 Lagu Rohani | Lagu Paduan Suara | Lagu Indonesia is proudly powered by WordPress
Fervens - C Theme is created by: Design Disease brought to you by Smashing Magazine